INFO POPULER
Minggu, 27 Maret 2011
Sabtu, 19 Februari 2011
Sabtu, 22 Januari 2011
Lintas Petang: “Permainan Outbond Bagi Anak Penyandang Tuna Netra (MNC TV)
Outbond menjadi alternatif bagi masyarakat untuk melepas stress, namun outbond juga bisa dilakukan para penyandang tuna netra. Dengan keterbatasan penglihatan, mereka dapat melewati rintangan dengan baik.
Anak-anak begitu antusias, untuk mencoba permainan outbond pertama kalinya. Tak jarang, anak-anak dari SLBA, terjatuh atau terperosok saat melewati rintangan yang cukup tinggi, bahkan beberapa anak menangis dan berteriak.
Rasa penasaran mencoba permainan outbond dapat menaklukkan rasa takut mereka. Empat tahun pak Jarot Sujadi memendam keinginan agar para penyandang tuna netra dapat belajar dan merasakan pengalaman seperti anak-anak lainnya, untuk bermain outbond. Pengawasan, instruksi ekstra serta kesabaran, menjadi hal penting agar anak-anak dapat melewati rintangan tanpa rasa takut.
Berita terkait:
Menangis Saat Cicipi Flying Fox (INDOPOS)
Penyandang Cacat Menikmati Alam dengan Outbound (Liputan 6 SCTV)
Menangis saat Cicipi Flying Fox (INDOPOS)
ADA yang tidak biasa di Kampung Main Cipulir (KMC), Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kemarin. Di tempat tersebut, puluhan anak tunanetra diuji ketangkasan dalam fun game, out bound dan berkuda. Pusat agrowisata secara khusus menghibur anak yang berasal dari murid SLBA, Lebak Bulus Jakarta Selatan Ayu Yuniarsi, misalnya. Dia tak kenal takut ketika harus mencoba flying fox, labirin hingga mencoba perahu getek. ”Outbond baru pertama kali ini merasakannya".
Selamanya ini hanya mendengar saja,” akunya gembira. Lain lagi yang dialami Sasa ketika bermain di arena out bond itu. Ia sempat menangis takut karena harus memegang ayam. Cara itu memang dilakukan panitia untuk mengenalkan kepada anak-anak bentuk hewan sungguhan. ”Belum pernah pegang ayam, kelinci apa lagi naik kuda. Di sekolah kan belum Ada,” ucapnya sesegukan sembari menyeka air mata.
Program outbound for the visually impaired secara khusus dirancang KMC untuk tunanetra. Selain bisa menikmati sensasi out bond, tetapi anak-anak juga dapat mencoba ketangkasan. Menguji nyali dan mengajarkan kekompakan kerjasama tim. ”Outbond untuk tunanetra ini baru pertama kali di Indonesia,” kata Jarot Sujadi konsultan KMC yang merancang program itu. Suasana outbond dikonsep dengan nuansa pedesaan alami dan rindang pepohonan.
Memacu adrenalin pengunjung yang ingin bertualang. Selain belajar anakanak juga bisa dibimbing para instruktur. ”Bisa latihan fisik juga emosi bagi anak tunanetra,” terangnya. Enaknya lagi, ketika mencoba mancing ikan yang tersedia di lokasi. Komplek seluas tiga hektar itu juga dilengkapi dengan futsal, kolam renang. Lengkap dengan saung serta penginapan bagi yang datang rombongan. Ada pula camping ground yang bisa dimanfaatksn untuk tim beregu dan rombongan keluarga. Dijelaskan Jarot Sujadi, selain untuk anak sekolah KMC juga disiapkan bagi family gathering, pesta pernikahan, arisan dan meeting. ”Jarak tidak begitu jauh dan mudah dijangkau bagi warga Jakarta yang ingin menikmati liburan sambil belajar,” katanya. (yer).
Berita Terkait:
Lintas Petang: "Permainan Outbound bagi Penyandang Tuna Netra" (MNC TV)
Penyandang Cacat Menikmati Alam dengan Outbound (Liputan 6 SCTV)
Penyandang Tuna Netra Menikmati Alam dengan Outbound (Liputan 6 SCTV)
Senin, 17 Januari 2011
Taman Wisata Matahari Puncak
Masalah kemacetan tak terpecahkan walau sistem buka tutup lalu lintas menuju - dari puncak diterapkan. Jalanan macet padat merayap seolah tak dirasakan saat bersama anggota keluarga.
Pesona Wisata Puncak memang seolah tiada habisnya. Daya tarik wisata tumbuh subur seiring geliat bisnis yang melihat peluang diversifikasi dari bentuk wisata yang telah eksis di Puncak seperti Taman Safari dan Perkebunan Teh Gunung Mas.
Berbeda dengan yang sudah ada, Taman Wisata Matahari menargetkan pangsa pasar mereka pada kelas ekonomi ke bawah. Dengan harga tiket masuk yang murah, kurang dari Rp.5000,- lebih banyak anggota keluarga dan kerabat yang bisa ikut pergi berlibur.
Fasilitas yang tersedia: Flying Fox, Bungee TrampolinVilla, dan Motor ATV; Wahana permainan air: seperti Arung Jeram, perahu motor, sepeda air, perahu dayung, bumper boat, paddle boat dan big ballon; Wahana Permainan Anak seperti Komidi Putar, Cartoon Train, dan Batterai Car. Tempat pemancingan Ikan, penginapan dan fasilitas lainnya.
Alamat Taman Wisata Matahari Puncak : Jl. Raya Puncak Km.77 Cilember Bogor, Telepon (0251)8252239 atau (0251)8252337, Fax. : (0251)8252261. Click! "Peta Wisata Puncak"
Diposting oleh Djarot Sujadi di 00.28
Label: matahari puncak, taman wisata matahari, wisata matahari komentar (0)
Sabtu, 15 Januari 2011
Strategi Bisnis Online - Kampung Main Cipulir
Tak bisa dipungkiri dan bahwa kehadiran internet mempermudah kegiatan pemasaran. Tapi sedikit yang tahu bahwa Kunci Keberhasilan Bisnis Online dalam produk tertentu disaat sekarang masih harus didukung media pemasaran lain.
Sumber inspirasi para calon konsumen untuk menuliskan keyword adalah kunci rahasianya. Tanpa adanya inspirasi kata dalam penulisan keyword, maka sia-sialah investasi yang kita keluarkan dalam Bisnis Online.
Media Elektronik dan Cetak masih mendominasi lahirnya inspirasi penulisan keyword di search engine. Banyak kisah para ayah yang yang terinspirasi setelah mendengar ibu dan anak melihat tayangan program TV yang menarik. Semisal tayangan Kampung Main Cipulir, Agrowisata UmbulSidomukti, Agrowisata Tirto Arum Baru dan Fantasi Beach di Palangka Raya.
Pemilihan Bisnis Online yang tepat sangat menuntukan keberhasilan pemasaran. Selain keberadaan Website kita yang komunikatif, pemasangan iklan di beberapa situs dan forum jejaring sosial juga diperlukan.
Beberapa situs menawarkan jasa pemasangan link ke website kita. Diantaranya adalah http://adsensecamp.com yang menawarkan iklan produk anda di beberapa situs yang ingin memuatnya. Seperti box yang terlihat di bawah profil saya apabila di-click akan terhubung ke website kita.
Diposting oleh Djarot Sujadi di 02.22
Label: bisnis online kampung main cipulir agrowisata tirto arum baru umbul sidomukti fantasy beach komentar (0)

